Posts

Showing posts with the label wajahbangsaku

Bandung Berbenah!

Image
Senin pagi, diajak temen beredar. Mendengar ajakannya langsung kuiyakan. Udah lama gak maen ke luar rumah. Asli, beberapa minggu belakangan ngendon terus di rumah sampe jenuh. Temen ngajak ketemuan di Kings (letaknya di alun-alun Bandung). Tempat belanja seru-seruan selain Pasar Baru. Radar saya sebagai seorang iboe-iboe, langsung deeh berdiri . udah lama juga gak ke sana. Ya sudah, mengatur strategi, senin pagi pukul setengah sepuluh langsung cabut. Meski cuaca mendung, semangat tetap membara hahahahaa... Dari rumah mikir, mau pake rute apa yaa sampai ke alun-alun? Biasanya berangkot ria. Males pake bus, berdesak-desakan, rame pengamen dan tukang jualan bikin saya tambah ogah menggunakan transportasi yang satu itu. Tapi, udah lama juga gak pake bus. Murah, langsung ke alun-alunya, bisa cepet juga gak lama ngetemnya. Singkat cerita, saya pun nekat pake bus sambil bawa si bungsu, petualangan pun dimulai *nyengir lebar* Naek angkot dari depan komplek rumah, turun di terminal Cicaheum,...

Ketika Si Papah Perlu Pulsa

Image
Modus penipuan melalui sms sepertinya tidak akan pernah berakhir. Dan sepertinya si penipu enggak bakalan bosan-bosan kirim sms yang aneh-aneh. Mudik kemarin nomer HP di Indonesia pun tak henti-hentinya berbunyi dengan berbagai macam yang isinya penipuan. Yang lucu sms suami, karena memang baru pertama kalinya saya baca "Kasian si Papah, Mi..." Bingung dengan pernyataannya saya balik nanya "Papah siapa?" Tak lama suami memperlihatkan isi sebuah sms yang isinya kurang lebih memberitahukan kalau "Si Papah" ini mengalami kecelakaan HP nya hilang dan saat itu sedang berada di kantor polisi. Yang diminta cuman satu, ISI PULSA!!! Saya langsung ngakak bacanya. Begini loh, pertama dari iya pun itu yang kirim sms orang tua kami, gak bakalan mungkin jika mengalami kecelakaan ia cuman minta isi pulsa, 50 ribu perak pula. Kedua, kami tidak memanggil ayah kami dengan sebutan Papah. Jadi inget kejadian sms serupa dengan kata-kata berbeda sebelum kepergian s...

PEMILU yang tak henti diwarnai kecurangan

Image
Tanggal 9 kemaren saya engga ikut kemeriahan pesta rakyat Indonesia. Hanya berdiam diri saja dirumah, kesel dan kecewa karena Indonesia masih saja tidak berubah dengan birokratis nya . Padahal semenjak hidup di negara orang, rasa cinta saya akan bangsa sendiri malah jadi kuat meski banyak berita buruk saya dengar tentang Indonesia. Tapi ketika PEMILU kemaren kekecewaan itu saya rasakan. Dari tulisan saya sebelumnya, klik disini , saya semangat sekali mengikuti PEMILU nanti, semoga ya semoga begitu banyak harapan saya akan Indonesia, jika saya ikutan PEMILU setidaknya membawa sedikit perubahan ke yang lebih baik bagi bangsa ku Indonesia. Tidak sedikit juga yang menganggap remeh PEMILU diantara teman-teman saya. Dari yang ekstrim seperti yang bilang "PEMILU itu haram atau najis tahu, ikutan cara orang kafir!!" Sampai yang tidak ambil peduli "Tak ada waktu ikut begituan" Yaa saya pribadi tidak ambil pusing, cuman kepikiran aja mau dibawa kemana bangsa kita jika pendu...