Posts
Rumah sebelah setelah berbulan2 kosong akhirnya terisi juga, sedikit ketar ketir krn penghuni barunya orang India, males klo harus cium dupanya yg menyengat. Dan ternyata.... alhamdulilah mrk bukan India taat...jarang nyalain dupa. Kekeke... (yg girang liat org engga taat beragama ^___^ V)
- Get link
- X
- Other Apps
Memeluk Hujan
- Get link
- X
- Other Apps
Mulanya terasa gerah Inginnya berada didalam lautan salju Seolah terperangkap dalam sebuah dosa Jangan harap bisa bernyanyi didalamnya Berteriak hanya akan menjadi satu-satunya jalan Ketika datang ia disesali Tak jarang pula orang berkeluh kesah Bahkan ada yang membencinya Sedikit orang yang memahaminya "Ah.. kenapa kau harus datang?' "Kau tahu? Ini bukan waktu yang tepat" "Pintu belakang ada disana, tepat dibelakang mu" "Dan kenapa kau harus berada dihadapan?" "Bagus...pergilah dengan tenang..." Tidak.. tunggu.. bukan begitu caranya... Kau tidak harus memedulikakan semua omong kosong itu Kau terlalu indah untuk dihiraukan Terlalu cantik untuk diabaikan Hening itu hanya bisa ku temukan ketika kau menari Noo... bukan sebuah tangisan yang ku inginkan Bernyanyilah... hanya untuk ku Lelapkan setiap hati yang lelah Menarilah hingga kau merasa puas Ah...sudah lah berhenti terseok-seok tak tentu arah Kemarilah... biar ku peluk dirimu dalam ...
Ketika Garuda Di Dada
- Get link
- X
- Other Apps
Masih ingat dengan celoteh anak, dua malaikat saya dirumah tentang rasa nasionalisme dan beberapa PR serta mata pelajaran yang kami kemas dan ajarkan kepada mereka sedemikian rupa agar mereka tidak jenuh? Untuk lebih jelasnya silahkan klik Disini dan Disini Well, tentang rasa cinta mereka terhadap tanah air semakin menggebu-gebu, bukan apa oleh-oleh kemarin mudik adalah mereka semakin enggan untuk kembali ke Malaysia, dan ingin tetap tinggal disana. Setelah dibujuk rayu kalau kami tidak akan lama lagi tinggal di Malaysia dan akan segera pulang ke Indonesia lagi, mereka pun akhirnya luluh dan mau kembali kemari. Tentunya dengan linangan air mata sepanjang jalan kenangan. Apalagi si sulung, cintanya akan lembur nya Bandung semakin kuat terpatri. Bahasa? Mereka sudah sering menggunakan bahasa Indonesia dibanding bahasa Melayu. Bahasa Sunda? Atau bahasa Inggris? Yang sulung masih okeh, karena faktor tambahan bimbingan disekolahnya dia sudah bisa membedakan beberapa kosa kata...