Jika mengenang masa kecil, saya masih bersyukur bisa mengenal segala macam permainan tradisional. Dari mainan buat anak lelaki dan tentu saja buat anak perempuan sudah pernah dicoba. Main layangan, main gundu, lompat tali (kalau di Sunda namanya capintrong, khas karet gelang warna merah yang dijalin sedemikian rupa) sampai main kotor-kotoran dengan tanahnya yang masih merah. Ya, rumah dulu di Bandung, daerah Cikutra lebih mendekati Cicadas juga sih, merupakan daerah yang masih kampung alias ndeso . Banyak pohon rindang, rumah-rumah mungil yang masih terbuat dari bilik. Dan yang menambah kawasan itu cukup spooky adalah dengan adanya areal pekuburan tepat dibelakang rumah. Meski lambat laun telah berubah menjadi perumahan. Satu tempat yang tidak bisa dilupakan adalah ada sebuah sungai persis dekat rumah hanya terhalang beberapa rumah tetangga. Jadi, bisa dipastikan area sungai adalah tempat favorit waktu kecil bermain. Dulu, sungai itu masih asri peris kayak di kampung-kampung. Seka...
Suka dengan warna covernya. Lembut, hangat dan tampak anggun. Satu persatu buku antologiku mulai bermunculan, alhamdulillah. Nulisnya udah dari dulu, terbitnya baru sekarang ini. Berkah tersendiri, semoga akan terus menambah daftar portofolio. Kali ini buku antologinya nembus penerbit besar, Gramedia Pustaka Umum. Salah satu cita-cita, memiliki buku yang bisa nangkring di rak buku Gramedia. Meski itu buku antologi, sudah cukup untuk memenuhi salah satu hasrat tertinggi. Suka duka terlibat buku ini apa yaa? Uumhh.. sukanya karena dibayar pastinya hahahaha... akhirnya untuk yang kesekian kalinya iseng corat-coret menghasilkan duit. Ah yaa, semakin terlibat didalam sebuah komunitas yang membawa sebuah dampak besar dalam hidup merupakan rejeki terindah yang Allah beri. Yakin bahwasanya Allah begitu menyayangiku. Sebuah niat baik yang tiba-tiba saja muncul dalam diri beberapa tahun yang lalu, telah didengar-Nya. Makasih ya Rabb... sujud syukurku hanya untuk-Mu. Proses penyaringan antologi i...
Finally tomorow i'll be landing in my beautiful homeland...Bandung teaaaaa . Uuuh can't hardly waiting for it, tinggal menghitung jam aja neh. N I guess i'll be off for a while in this "world" i'll be missin' you guys Semenjak masuk bulan September ini setiap hari diitung, tinggal berapa hari lagi menuju tangggal 23 hihi.... anakku Zharfan liatin kalender terus "Duuuhh...Ummi pengen cepet-cepet deh" gitu katanya....huhu sabar ya sayang tomorow will be the day. Hari ketiga Ramadhan adalah hari milad anakku Zharfan yang ke 5. Sedikit pendiam karena dia ingin ada kado dan kue tart "Abi akang pengen ada kado dan kue yang gede ya ntar ultah akang, kaya di blu's clues" haaaiiihh anakku.... tapi dilaluinya tanpa itu semua. Bukannya tak ingin, kami sekedar memberikan sesuatu, hanya saja kami tidak ingin membiasakan itu semua. Hari ultah harus dilalui dengan interopeksi diri, bukan dengan merayakannya dengan sesuatu yang besar...well itu k...
Comments
Post a Comment
haii Tiada kesan tanpa komentarmu
* Just click on the pic and copas into box comment for using the emoticon