Posts

Showing posts with the label celotehanak

Cerita Ramadhan 1433

Image
Ramadhan tahun ini banyak kisah untuk dibagi. Dari mulai belajar shaumnya putri kami yang kedua, tiba-tiba kedatangan tamu bulanan pas lagi asyik-asyiknya shaum, sampai kisah ngabuburit yang batal bareng anak-anak. Lagi siang begini jadi pengen curhat.. Shaum hari pertama, Teteh (panggilan buat putri kami yang kedua), nangis bombay. Ah, bombay aja kalah deh... suara tangisnya sungguh membahana ...lebaaay. Kasihan sebenernya, baru pukul 10 pagi Teteh udah merengek pengen makan. Berbagai macam jurus dikerahkan biar anaknya enjoy, ternyata gak mudah yaa... baru menjelang maghrib anaknya tertidur pulas. Adzan maghrib datang, melihat wajah puasnya karena bangga bisa puasa full rasanya damai melihatnya. Lagi nemenin dia makan, tiba-tiba nyeletuk, "Ummi, shaum ramadhan itu cuman sehari doank kan ya?" Glek, perjuanganku terasa panjang jadinya mendengar komentarnya. Pesan moral, jangan memandang rendah anak. Percayalah, terlintas dalam pikiran jika Teteh gak kuat, dan nangis darah la...

Ketika Garuda Di Dada

Image
Masih ingat dengan celoteh anak, dua malaikat saya dirumah tentang rasa nasionalisme dan beberapa PR serta mata pelajaran yang kami kemas dan ajarkan kepada mereka sedemikian rupa agar mereka tidak jenuh? Untuk lebih jelasnya silahkan klik Disini dan Disini  Well, tentang rasa cinta mereka terhadap tanah air semakin menggebu-gebu, bukan apa oleh-oleh kemarin mudik adalah mereka semakin enggan untuk kembali ke Malaysia, dan ingin tetap tinggal disana. Setelah dibujuk rayu kalau kami tidak akan lama lagi tinggal di Malaysia dan akan segera pulang ke Indonesia lagi, mereka pun akhirnya luluh dan mau kembali kemari. Tentunya dengan linangan air mata sepanjang jalan kenangan. Apalagi si sulung, cintanya akan lembur nya Bandung semakin kuat terpatri. Bahasa? Mereka sudah sering menggunakan bahasa Indonesia dibanding bahasa Melayu. Bahasa Sunda? Atau bahasa Inggris? Yang sulung masih okeh, karena faktor tambahan bimbingan disekolahnya dia sudah bisa membedakan beberapa kosa kata...

Ketika Peri Gigi Ikut Bermain

Image
Kalau punya kurcaci-kurcaci dirumah sudah dipastikan suasana selalunya ramai dan heboh . Sunyi senyap hanya jika mereka tewas terkapar diatas tempat tidur atau beredar diluar rumah. Karena dua kurcaci dirumah pula, kami selalu kedatangan para kawan si kurcaci ini plus emak dan bapaknya yang ikut menyertai. Seru pastinya, selalu saja ada yang datang berkunjung. Entah itu disore hari sekedar bermain mengacak-acak rumah kemudian beredar diluar. Atau ketika ada kegiatan ibu-ibunya para kurcaci kecil pun selalu ikut meramaikan. Jika mereka sudah heboh pastinya kita, as a moms , selalunya mengingatkan tak jarang pula berteriak "Hayooo... jangan terlalu heboh" "Mainnya yang bener, enggak boleh ada yang nangis" "Giliran...gantian mainnya..." "Hati-hati... gak boleh lari-lari begitu!" Yang diingatkan kadang nurut kadang juga enggak, namanya anak-anak asal aman dan terkendali kita para emak okeh-okeh ajah . Tapi yang namanya musibah ketika harus terjad...

Tirai Tipis Bangga dan Sombong

Image
Kalau ibu-ibu kumpul pastinya gak jauh dari obrolan ya?  Topik apapun selalunya menarik untuk dibicarakan. Jika terlalu asyik, syetan gak kalah serunya membumbui forum itu agar lebih mantaf dengan berbagai macam senjatanya. Yang paling sering ujung-ujungnya selalu menuju ghibah alias ngomongin orang. Atau kalau engga, ini yang pengen saya tulis, adalah kebanggan seorang ibu akan keberhasilan anak-anaknya tentang apapun itu. Dari si anak yang cuman jadi wakil ketua kelas sampai si anak yang memang berhasil dibidang akademiknya. Wajar sih sebenarnya, gak sia-sia membesarkan seorang anak, jika pada akhirnya si anak mempersembahkan sesuatu yang membanggakan orang tuanya. Hanya saja tak jarang juga ajang pembanggaan ini menjurus ke sikap sombong, ujub , ingin dipuji. Padahal mungkin pada awalnya hanya merendah saja. Meski tetep aja ujung-ujungnya pengen ada pujian dari orang lain. Kadang sering sekali baca status kawan atau kenalan di facebook yang isinya menceritakan berbag...

New Member in Harwira Dynasti

Image
Inilah dia makhluk kecil nan mungil yang menurut terakhir USG dilakukan adalah berukuran 14.4 mm, besarnya sekitar sebuah koin kata Abah. Tapi sekarang ini jika merasakan perut yang tiba-tiba mengeras terasa jika makhluk mungil ini sudah sebesar genggaman tangan orang dewasa. Makhluk mungil ini pula yang akhir-akhir ini membuat tubuh saya dalam kondisi enggak jelas. Seringnya ingin rebahan terus diatas tempat tidur, tapi tak jarang juga tiba-tiba memberikan energi yang super kepada sang inang untuk bergerak dan bekerja tanpa henti hingga akhirnya si mungil protes dalam bentuk gerakan yang super heboh yang membuat bagian perut sangat tidak nyaman. USG yang pertama kalinya kami lakukan terhadap kehamilan keempat ini yang insyaAllah dengan kelahirannya menjadikannya anak kami yang ketiga, tetap saja membuat saya pribadi begitu takjub dengan segala keindahan dan keajaiban yang sedang terjadi didalam tubuh saya. "Assalamu'alaykum Dede Utun" Kami menyapanya ketika pertama kal...

Allah Gak Ada di Palestina?

Image
Melihat peristiwa yang terjadi saat ini di lautan Palestina membuat diri ini geram dan marah campur aduk menjadi satu. Kesal karena sepertinya ketika hampir sebagian dunia mengutuk serangan yang dilakukan kaum Yahudi, tapinya tetap aja mereka cuek beybeh ajeh . Parahnya selalu saja ada dalih yang mereka kemukakan untuk menutupi kebobrokan yang telah mereka lakukan. Seolah flash back kembali ke masa daerah Gaza dibombardir habis-habisan oleh Yahudi, tapi seolah dunia ini tak berdaya melihat kekejaman yang terjadi didepan mata. Respon yang sangat berbeda sekali ketika WTC diserang, semua dunia bersimpati dan berduka. Tapi ketika Palestina yang berdarah sekian puluh tahun, dunia seakan tuli dan buta. Baru kemarin-kemarin ini kami menerima imel tentang "Gaza tidak membutuhkan mu" kemudian berdoa, semoga Allah melindungi mereka. Dan ternyata besoknya terdengar kabar jika salah satu kapal yang ditumpangi oleh orang Indonesia diserang oleh pihak Yahudi, dengan jumlah korban yan...

Belajar Bersama

Image
Jika anak-anak sedang belajar beberapa mata pelajaran, serta persiapan Akang menjelang ujian, beginilah kurang lebih suasananya.... Pelajaran bahasa Inggris. Ummi: "What's your name?" Neng: "Zarkasya" Ummi: "Who is your brother?" Neng: "Zharfan" Ummi: "Who is your father?" Neng: "Abi, Riza Wirawan." Ummi: Who is your mother? Neng: "Ummi, lebah Madu !!!" Ummi: "Okay, very good my little bee!!!" Pelajaran Science. Belajar sambil lihat nonton discover channel. Akang: "Ummi, kenapa sih sih beruang bulunya tebel?" Ummi: "Soalnya dikutub kan banyak salju, jadi dingin, makanya bulunya tebel." Akang: "Kenapa bulunya beruang beda-beda, ada coklat, putih, hitam?" Ummi: "Biar gak ketahuan sama musuh." Akang: "Kenapa beruang yang item suka madu?" Ummi: "Karena namanya beruang madu" Akang: "Kan beruang juga suka makan ikan? Kena...

Kami Cinta Indonesia!!

Image
Anak-anak pada punya hobi nyanyi. Si sulung tentunya gara-gara disekolahnya, yang bungsu sudah pasti ketularan Kakaknya. Semenjak kepindahan kami ke negara orang, praktis lagu-lagu yang diajarkan pun jadi berbeda. lagu anak-anak yang berbahasa inggris sih tidak masalah, karena biasanya tema lagu masih bersifat umum. Tapi gimana jadinya kalau anak-anak yang masih polos dan lugu ini diajarkan lagu kebangsaan setempat? Di Malaysia tentunya ada juga lagu kebangsaan, ditambah setiap negara persekutuan pun punya lagu kebangsaan plus sekolahnya masing-masing. Walhasil? Tak jarang si sulung mulai sering menyanyikan lagu-lagu kebangsaan itu. Si bungsu? Plagiat kakaknya ikut-ikutan nyanyi lagu-lagu itu. Awal saya merasa lucu mendengar lagu-lagu itu berkumandang di seantero rumah, sampai suatu hari... Akang: "Negaaarakuuuuu.... Tanah Tumpahnya Darahkuuuuu...!!" Neng  : "Rakyat Hiduuuuup Bersatu dan Maaajuuuuu...." Ummi : "Indonesiaaaa...Tanah Air Kuuuuu....Tanah Tumpah ...

Dia Anakku....

Image
Beberapa hari yang lalu kami dipanggil ke sekolahnya si sulung, ada sedikit cuap-cuap tentang progress dia selama sekolah di Tadika (TK). Pertemuan itu adalah pertemuan yang kedua sekaligus yang terakhir bagi kami dikarenakan Akang (Si Sulung) tahun depan insyaAllah akan memasuki sekolah dasar. Entah kenapa setelah pertemuan kami dengan Cikgu (guru) nya ini cukup membuat dada saya sesak. Bukan karena sedih, bukan karena kaget dengan hasil perkembangan Akang di sekolah ataupun bangga dengan segudang prestasinya. Tapi semakin menyadari bahwa peran menjadi orang tua itu tidaklah mudah, jika diperbolehkan saya mengatakan sangat lah berat. Bagi saya pribadi yang berkedudukan sebagai seorang ibu rumah tangga peran ini merupakan tantangan terbesar dalam hidup saya. Dua amanah yang Allah berikanlah, tantangan-tantangan itu lebih banyak datangnya. Dulu ketika Akang masih balita, saya menikmati setiap moment bersamanya. Anak ini, Allah hadirkan untuk membuat suasana rumah kami ceria dengan sega...

Tiga tahunnya berada di Dunia

Image
Menjelang akhir bulan Februari kemarin, anak saya yang kedua Zarkasya genap tiga tahun. Kalau di pikir-pikir berarti sisa dua tahun masa keemasannya dia. Meski pernah saya baca juga, perkembangan otak anak yang paling bagus adalah tiga tahun pertama. Jadi... boleh dibilang jatah otaknya dia untuk berkembang maksimal sudah habis ya? Tapi kan masi ada sisa dua tahun lagi. Yang banyak orang bilang Golden Age itu. Terusnya, ketika dia masih ada dalam perut saya ketika umurnya genap empat bulan, ketika Allah meniupkan roh nya kedalam perut saya dimana telah ditentukan pula garis hidupnya akan seperti apa, termasuk lama nya hidup dia didunia ini, jadi ketika saat ini Zarkasya sudah berumur tiga tahun sisa berapa tahun ya jatah nya hidup di dunia ini? Bagi saya, ketika anak-anak menjelang hari dimana mereka dilahirkan saya suka termenung ingat masa-masa melahirkan mereka... berada dalam batas hidup dan mati. Juga mengingat akan seperti apa kehidupan mereka... suka sedih sebenernya (mulai ad...

[ Project in Class ] Celoteh Akang

Adalah Zharfan, anakku yang pertama sedang memasuki masa-masa dimana anak sangat kritis dengan segala sesuatu yang baru dirasakan atau ditemuinya. Dia termasuk anak yang sangat cerewet, meski dia adalah seorang anak laki-laki. Sudah bisa terbayang kan? yang memang sudah dari sananya cerewet, tambahan jika ada sesuatu yang menggelitik pikirannya, beribu-ribu pertanyaan akan dilontarkannya. Saya kadang sampai kewalahan menahan "serangannya" itu. Jawaban yang saya beri malah menimbulkan banyak lagi pertanyaan darinya, kalau sudah mentok dan saya tidak tahu lagi jawab apa, Abinya lah yang akan ku serahi tanggung jawab itu. Ada satu hal dari sifatnya, yang akhir-akhir ini membuat saya sering jengkel dengan Si Sulung ini, yaitu reaksi akan permintaannya yang selalu ingin cepat-cepat dilaksanakan. Dan marah-marah jika permintaanya itu tidak langsung saya penuhi. " Ummi... Akang kesel kalau Ummi gak denger kalo Akang ngomong!" Sambil mulai mengeluarkan suara-suara merajuk p...

Arti gambar hati buat anakku

Image
Ketika si Sulung liat gambar hati, dulu pas umurnya sekitar Nenk tiga tahunan lah, jawabnya adalah: " Ummi, liat Mama suka!" Korban iklan neh, tahukan itu semacam bumbu penyedap klo gak salah. Tenang aja saya dengernya. Paling saya balik nanya : "Akang, ini Ummi suka donk bukan Mama Suka." sambil godain dia, jawabnya : " Engga ih Ummi, ni Mama Suka!"  " Naahh, kalo Ummi apa donk?" (Mulai maksa neh haha...)   "Kalo Ummi...Ummi cayang!!!" Huhuhu akhirnyaaa kudapatkan juga jawabannya Nah, klo Nenk beda lagi jawabannya " Ummi.... ini ciuman!" @#%&*!!!!! Bingung saya sumpah!! Liat darimana coba? Dengan mencoba menenangkan diri, saya tanya: " Nenk, ciuman kayak gimana? ini kan gambar hati, gambar sayang, gambar cinta kayak Ummi ke Nenk..." ( tenang..tenang...) Dengan entengnya, dia langsung tatap mata saya terus meluk " Ini....(cium aku!!!) ini....(cium boneka) cum Abi...cum Akang juga.." Dengan cadel nya dia...

Malaikat kecil ku

Image
Puisi kli ini kupersembahkan untuk putri kecil kami malaikat ku Zarkasya Amali Hariwiraputeri. saat saat indah bersamamu ketika kau dalam dekapan ku saat saat yang tak akan tergantikan sayang ku.... Senyum Malaikat Ku   Jejak jejak kesedihan yg kurasa ketika utun pergi sudah mulai pergi terbawa debu Digantikan dengan angin lembut yang membelai wajahku kala kulihat puteri mungil ku Sayang....begitu damainya hatimu kala kau tertidur tanpa ingin tahu apa yg sedang terjadi disekitarmu Kepala mu yg terkulai,tangan mu yg terkepal,kepala mu yg masi botak...aku tersenyum Aku akan selalu tersenyum melihat tingkah laku mu yg selalu kurindukan walau ku tahu kau tidak pernah pergi jauh hanya tertidur disamping ku. Bila matahari mulai bersinar mata mu pun ikut bersinar seindah mentari yg menghangatkan pagi Saat saat yg paling indah dalam hidupku ketika bersama mu Saat saat yg selalu ku nanti dan ku rindukan Saat ketika kau memperlihatkan senyum malaikat mu padaku.  

Cahaya putih yang sudah kembali

Puisi kli ini kupersembahkan untuk anaku yg telah kembali ke dalam pelukan Nya. aku kehilangan nya ketika mengandungnya selama dua bulan. mungkin bagi sebagian org hanya sebuah janin yg tak sempat merasakan kehidupan di dunia ini. tapi bagiku dia tetap anakku yg sempat berada dalam kehidupan kami. anak kami yg kedua utun kami memanggilnya. memberikan kehidupan indah  bagi kami dengan lahir nya malaikat kecil kami.....   Sebuah Kenangan   Aku pergi sekarang dalam diam Setelah ku jalani hidup selama dua bulan dalam kehangatan perut mu Aku berangkat ummi....dengarlah aku pergi! Tapi ingatlah aku selalu   Walau sayap ku belum tumbuh tapi aku ingin terbang Menggapai kembali ketenangan dimanapun adanya Aku akan pergi ummi....janganlah menangis Biar ku dapatkan kembali kehangatan Nya   Walau sebenarnya aku ingin melihat, menyentuh dan mendengar Meskipun ada bahaya, ada rasa takut.... Mungkin aku akan tersenyum dan menghapus air mata Dan mencoba u...

Pangeran kecil ku

Image
puisi ini ke persembahkan untuk pangeran ku Zharfan Dawud Harwiraputera. ummi buat ketika kau masi berumur 4 bulan sayang semoga puisi ini bisa membuat mu teringat akan masa kanak2 mu yg begitu ajaib.....   Pangeran kecil Ku   Masi ku ingat ketika pertama klinya aku memelukmu… Dipagi yg hangat setelah perjuangan berat semalam kulalui Kau masuk tanpa suara dipeluk seorang suster yang merawatmu Diserahkannya kau ke dalam pelukanku Pertama klinya aku memelukmu, menciummu, memandangmu, menyentuh kulitmu Begitu indah ciptaan Allah yang selama sembilan bulan ada dalam perutku Saat itu aku tak bisa berkata Hanya tetesan air mata yang menjawab Selamat datang didunia ini Pangeran Kecil Ku Akan selalu ku tunggu saat pertama klinya bagimu memanggil ku Ummi…….